sebuah titik hitam di tengah kerumunan bola-bola berwarna

tidak berarti apa-apa

ketika senyuman pun pudar di sela tawa-tawa riuh rendah
dan ini hanyalah sebuah titik hitam di tengah kerumunan bola-bola berwarna
tidak berarti apa-apa

bersama ucapan yang tertutup selendang putih kerontang
dan goresan yang terkubur di balik bayang-bayang semu tentang kecemburuan

adakah seseorang memperhatikan
sebuah titik hitam di tengah kerumunan bola-bola berwarna?
tidak berarti apa-apa

serasa terbelenggu oleh kejinya politikus kecil yang berbau busuk
yang menggembor-gemborkan bola-bola berwarna

ya
hanya sebuah titik hitam di tengah kerumunan bola-bolaberwarna
tidak berarti apa-apa

bukankah begitu?
bahkan sepertinya
seharusnya titik itu tidak ada sama sekali
bukankah
dia tidak punya hak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s